Tampilkan postingan dengan label plaza indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label plaza indonesia. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 November 2018

Minta Izin Ganti Judul



Selain menjalankan fungsi sebagai eksibitor film, Blitz CGV (kini namanya menjadi CGV saja) juga menjadi distributor film. Awak mereka kerap berbelanja film-film yang menurut mereka menarik untuk dinikmati penonton tanah air. Tak heran jika perusahaan tersebut kerap mengirim programernya ke sejumlah pasar film mancanegara seperti Cannes atau Hong Kong misalnya.

Salah satu programer menuturkan pengalaman unik saat membeli film horor asal Jerman bertajuk Untot. “Ini proyek menarik karena dibintangi oleh Hayden Christensen,” tutur sang programer memulai ceritanya.

Sementara penulis skenario dan sutradara dirangkap oleh Kris Renkewitz. “Keunikan film ini karena terinspirasi oleh kisah nyata pada era Perang Dunia II, kemudian dikemas dalam genre horor,” kata sang rekan lagi.

Untuk perkara cerita dan pemain tidak ada masalah. Ya, cukup layak juallah. Apalagi film horor punya penggemar yang cukup kuat di sini. Namun yang membuat sang rekan pusing tujuh keliling adalah perkara judulnya. Alhasil, kepada sales agent film ini dia minta izin agar diperbolehkan untuk ganti judul.

“Bisa nggak kita pakai judul Undead aja. Jangan Untot deh... Maknanya kan tetap sama,” kisahnya dalam sebuah meeting di lounge Blitz Plaza Indonesia awal Januari 2017.

“Sebaiknya sih jangan ya... Memangnya ada apa?” tanya sang penjual film.

“Iya. Soalnya judul Untot kurang sedap di telinga. Kata itu dalam bahasa Indonesia artinya make love...” tukas sang programer memohon.

“Hah...”


5 Januari 2017

Kamis, 18 Agustus 2016

Hasil Operasi Plastik



Indonesia pertama kali ikut Olimpiade 1952 di Helsinki, Finlandia. Setelah puluhan tahun berpartisipasi, akhirnya kontingen Indonesia sukses meraih medali pertamanya di Olimpiade Seoul 1988. Adalah trio Nurfitriyana, Lilies Handayani, dan Kusuma Wardani yang meraih perak di nomor beregu putri cabang panahan.

Tahun 2015 kisah heroik ini diadaptasi ke layar lebar oleh produser Raam Punjabi lewat bendera MVP Pictures. Disutradarai Iman Brotoseno, film ini memasang bintang papan atas Bunga Citra Lestari, Tara Basro, dan Chelsea Elisabeth Islan dengan judul 3 Srikandi. 

Pertengahan April 2016, diadakan peluncuran trailernya di bioskop Plaza Indonesia XXI. Hadir di sana para pemain, sutradara dan juga trio srikandi Olimpiade 1988 yang asli. Satu demi satu mereka diperkenalkan kepada para wartawan dipandu oleh MC kocak Arie Untung.  

Arie mempersilakan trio pemain film berdiri, disusul kemudian trio atlet Olimpiade yang ada di barisan belakangnya. “Nah, ini dia para atlet Olimpiade peraih medali pertama untuk Indonesia. Mereka berangkat ke Seoul sekalian operasi plastik. Dan hasilnya, bisa anda saksikan yang ada di depan ini…” tutur sang MC seraya menunjuk trio BCL-Tara-Chelsea.  

Hadirin pun tertawa dibuatnya.



20 April 2016