Tampilkan postingan dengan label tanah abang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tanah abang. Tampilkan semua postingan

Kamis, 23 Juni 2016

Pemain yang Berbulu



April 2007, sutradara Joko Anwar menuntaskan produksi film keduanya yang bertajuk Kala. Ini sebuah proyek bergenre thriller yang dibintangi oleh Fachry Albar, Ario Bayu, Shanty, dan Fahrani. Sementara investornya adalah Manoj Punjabi. Senja itu kalangan wartawan diundang untuk menyaksikan tayangan terbatas di kantor MD Pictures di kawasan Tanah Abang II. Kemudian dilanjutkan dengan konferensi pers.

Setelah membuka prolog dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. “Oke, ada teman-teman wartawan yang mau bertanya?” begitu tawaran dari moderator.

Beberapa komentar pun berdatangan, mulai dari yang memuji-muji sampai yang mengaku tidak mengerti konten filmnya. Hingga kemudian muncul pula pertanyaan bernada sedikit antik keluar dari mulut seorang rekan.

“Terimakasih. Saya mau tanya, ini kenapa pemainnya kok berbulu semua?” tukasnya dengan nada penasaran. Pemain utamanya, baik Fachry maupun Ario memang lumayan berbulu lebat.

Semua yang hadir tertawa dibuatnya. Sementara Joko pun hanya bisa ternganga mendengarnya.

 \

Mei 2007

Kamis, 02 Juni 2016

C For Charlie





Kisah ini terjadi setelah usai konferensi pers film Di Bawah Lindungan Kabah pada tahun 2011 di kantor MD Pictures, kawasan jalan Tanah Abang II, Jakarta Pusat. Senja mulai beranjak gelap. Beberapa rekan wartawan terlihat ada yang masih sibuk menulis berita, sementara sebagian lagi ada yang bergegas pulang.

Saya bersama beberapa rekan beranjak menuju keluar dari pintu lobi. Sebuah mobil melintas tepat di depan kami, dari kaca jendelanya muncul salah satu pemain yang terlibat dalam film ini.

“Jangan lupa ya. Tulis namanya yang betul. Pokoknya pakai J, Juliet. Bukan Yankee ya…” selorohnya pada seorang wartawan soal ejaan namanya. Rupanya sosok tersebut adalah aktris Jenny Rachman.

“Oh Jenny ya. Bukan Yenny?” tanya si wartawan balik.

“Ya. Jenny Rachman pakai C. Charlie,” balas si gadis marathon.

“Oh. Jadi Jenny Charlie Rachman…,” balasnya salah fokus.

“Hah?”



September 2011